Kamis, 03 Maret 2011

DIA..YANG BIKIN IRI BIDADARI


D
ia adalah pribadi yang teramat luar biasa, jarang sekali ku menemukan sosok sepertinya di zaman sekarang, bahkan boleh dibilang itu hanya cerita di sinetron atau drama saja. Dulu, tiap kali ku mengenal seseorang yang pada  awalnya sangat terpesona dengan pribadinya, tiap kali itu jugalah ku berkenalan dengan kekecewaan. Kekecewaan karena aku adalah pribadi yang jauh dari sempurna, sehingga butuh beberapa pil penawar yang selama ini kudapatkan  dari pribadi yang begitu mempesona, namun ketika pil tersebut mulai kutelan,yang tinggal hanyalah kepahitan. Semenjak itu pulalah ku mulai mencari teman terbaik dan sempurna yang kekal untuk ku jadikan sahabat dan panutan, dialah “Buku”, penyemangat,  motivator dan pemberi solusi yang tanpa harus ku kenali  pribadi penulisnya, kata-kata nya yang tanpa harus menggurui
Sosok perempuan yang satu ini begitu berbeda. Dialah sosok yang telah  melewati sedikit ujianNYA atas nama ketulusan, yang pada awalnya ku mengira bahwa ketulusan hanya untuk pribadi yang teramat lugu, sehingga tak sedikit dari org2 yang kurang beruntung memanfaatkannya. Tiap kata yang mengalir darinya adalah penyejuk dahaga sang musafir ditengah padang gersang,tiap  nasehatnya, yap, suatu nasehat yang tidak hanya berlandaskan pada teori, namun juga pada pengalaman hidup.itulah dia sosok perempuan yang teramat kukagumi dan kukenal selama ini, yang satu dari sekian banyak kisah hidupnya akan kubagikan padamu teman…
P
      ________________________________________
rinsip hidupnya ketika akad dinyatakan sah adalah bahwa dia akan mengabdi seumur hidupnya pada sang suami,.Suami yang telah diyakininya akan menjaganya dan menjadi partner sejatinya, saat itu jugalah dia berazzam untuk siap melewati setiap bahtera rumah tangga yang pasti akan dialami tiap makhluk bernama manusia. Keteguhannyalah yang telah menciutkan nyali para iblis untuk menggoda ruang hatinya. Lima tahun pasca pernikahan adalah masa yang tidak biasanya bagi setiap pasangan jika belum dikaruniai anak. Selama 5 tahun itu jugalah usahanya agar dapat dikaruniai anak menjadi penghalang baginya untuk meneruskan kehidupan rumah tangganya, apalagi dokter sudah menyatakan bahwa akan sulit baginya untuk mempunyai anak karena kondisi rahim yang berbeda dari wanita biasanya.
Hingga pada akhirnya,setelah sekian banyak doa dan ikhtiar demi kebahagiaan orang yang dicintainya, diapun rela membaginya dengan wanita lain. Wanita yang merupakan teman terbaiknya di masa-masa kuliah, tempat ia bisa berbagi dan tertawa bersama, dan sosok wanita yang menjadi panutannya, tiada  cela  sedikitpun. Keinginannya ini pun diutarakan pada sang suami, tak ayal ada perasaan berkecamuk di dadanya,dunia seakan terbalik, entah mengapa wanita yang amat dicintainya ini rela membagi cintanya dengan wanita lain, suaminya pun telah meyakinkannya agar memikirkannya lagi, toh selama ini tidak ada keinginan dari si suami untuk mencari wanita lain.  
Setelah sekian waktu, dia pun menemui teman semasa kuliahnya ini, sekedar bercengkrama dan bertukar pikiran meski tujuan utama kedatangannya bukanlah untuk itu, sekedar berbasa-basi saja. Rembulan yang diharapkan cahayanya akhirnya redup seketika sebelum ia mengutarakan tujuan utamanya mengunjungi si gadis, karena si gadis telah terlebih dahulu menyodorkan undangan merah jambu kepadanya. Ada perasaan gembira sekaligus sedih, gembira karena temannya ini akhirnya menjemput takdir jodohnya, sedih karena keinginannya untuk menikahkan si gadis dengan suaminya tinggal kenangan.
Teman…!! Tau kah kau apa yang terjadi selanjutnya..???
Semua krn cintaNYA, ada-ada saja jalan berliku yang mesti ditempuh oleh hamba yang teramat di cintaiNYA..demi menguji ketulusan hati hambaNYA yang akhirnya berbuah manis dan dipetik hikmahnya oleh orang disekelilingnya..Subhanallah,, dan kini ada 2 malaikat kecil menemani hari2 mereka, yaqif dan nafisha.
            Subhanallah.. 
                                                                  my truly story...